Membuat Preman Kapok
Dulu waktu saya masih sekolah di SMA, saya sering dikompas preman. Saya dan teman-teman lalu iuran membeli sepatu listrik untuk memberi pelajaran pada preman. Disaat mereka akan beraksi, saya sentil telinganya sambil mengaktifkan sepatu listrik ini. Preman itu terkena stroom dan terpelanting. Sejak saat itu mereka tidak berani mengompas lagi.
(Ardiansyah - Palembang)
Menyalaka Lampu Dengan Tangan
Menarik simpati anak-anak muda yang biasa nongkrong dan mabuk di depan toko di komplek perumahan, ternyata mudah. Saya memakai sepatu listrik lalu membeli lampu panjang. Kepada pemilik toko, saya minta lampu itu dites, normal atau tidak. Karena toko itu tidak memiliki alatnya, ujung lampu saya letakkan di ubin dan ujung atas saya tekan dengan telapak tangan. Sambil menggetarkan tangan seolah menyalurkan “tenaga dalam” lampu itu pun menyala. Anak-anak muda yang melihat hal itu pun kagum. Setelah itu mereka segan pada saya.
(Eko Mulyadi, Teknisi – Solo)
Iseng-Iseng, Malah Dianggap Dukun
Berawal dari iseng mencoba sepatu listrik dengan cara bersalaman dengan tetangga, saya pun dianggap orang sakti. Ketika tetangga itu kemudian bercerita dengan banyak warga bahwa saya memiliki “kesaktian” maka saya pun sering didatangi orang untuk keperluan berobat dan minta diisi tenaga dalam, ha ha ha ….
(Mbah Gombloh, Seniman – Pati)
Penodong pun Terpelanting
Sebagai sopir travel, beberapa kali saya kena todong saat di lampu merah. Karena ingin memberi pelajaran, saya meminjam sepatu listrik milik teman. Saat yang ditunggupun tiba. Ketika preman itu mendekat, saya pun membuka kaca jendela mobil. Saya pura-pura menyerahkan uang Rp.10.000,- sambil menyentuh tangannya. Reaksi dari stroom itu luar biasa, karena kondisi jalan sedang gerimis, sehingga ground sangat kuat. Dan preman itu pun terpelanting.
( Nugraha AR, Driver – Semarang)